Ada yang Salah dengan Idulfitri-ku

Saya akan membuka artikel ini dengan mengucapkan Selamat Idulfitri. Saya selaku admin sumarsono.id memohon maaf kepada semua pengunjung situs ini.

Sesuai dengan judul dan tag, artikel ini berbeda dengan artikel yang biasa saya tulis. Saya akan curhat. Idulfitri, dari saya kecil sampai saya berusia 25 tahun, ceremony-nya selalu sama.

Namun, pada Idulfitri tahun ini saya merasa ada yang ganjil, ada yang salah, ada yang kurang, ada yang tidak beres. Perasaan mengganjal itu, sedikit sulit diungkap dengan kata. Saya bahkan tidak mampu merangkai analogi yang bisa mewakili.

Namun, ada yang menonjol, ada yang bisa disampaikan ke dunia. Hati saya tidak bergetar ketika gema takbir membelah seantero kampung. Padahal, pada saat Idulfitri sebelumnya begitu bergetar, ingin menangis saking bergetarnya. Namun tahun ini begitu hampa, tidak ada getaran, tidak ada rasa, kosong.

Saya terus memikirkan hal ini, bersemedi dalam keramaian, mencari jawaban atas apa yang menimpaku.

Mungkin hati ini telah mengeras. Mungkin hati ini telah membatu. Mungkin hati ini telah gelap tertutup dosa, dosa yang pekat, dosa yang menjadi tabir dari cahaya. Sehingga hati ini tak lagi bergetar ketika gema takbir berkumandang.

Mungkin puasaku hanya dapat lapar dan dahaga. Mungkin saya tak mencapai fitri. Sampai takbir tak menggetarkan hati.

Saya hanya berharap, Tuhan mengampuni saya.